Analisis Fundamental Saham Lebih Prospektif untuk Investor(akseleran.co.id)
Analisis Fundamental Saham Lebih Prospektif untuk Investor (akseleran.co.id)

Analisis Fundamental Saham Lebih Prospektif untuk Investor

Analisis fundamental saham harus menjadi bahan utama bagi seorang investor untuk mempelajarinya. Jadi, bila ingin melakukan investasi jangka panjang maka analisa fundamental harus dikuasai. Sebab, dengan analisa tersebut maka akan bisa membedakan saham yang layak investasi atau tidak.

Analisis Fundamental Saham Lebih Prospektif untuk Investor

Dalam hal ini, analisis yang dilakukan dengan mempelajari potensi prospek, kinerja keuangan dan  lingkup sektoral perusahaan. Tujuannya untuk investasi dalam jangka panjang. Untuk itu, analisa tidak hanya dilakukan dengan sekedar membeli saham.

Dengan demikian mempunyai arti jika butuh pengetahuan yang lebih luas mengenai perusahaan apa yang ingin dibeli. Jadi, ibarat harus mencari barang dengan kualitas terbaik. Demikian juga dengan analisis fundamental saham, anda harus membeli perusahaan yang layak dan bagus untuk investasi.

Sehingga anda membutuhkan analisa fundamental untuk memberikan informasi yang banyak pada investor. Hal yang perlu diketahui adalah tentang perusahaan-perusahaan yang kinerjanya bagus apa tidaknya. Dalam analisis ini tidak perlu mengandalkan grafik.

Fundamental Makro dan Mikro

Analisis fundamental saham makro mempelajari mengenai kondisi negara secara garis besar. Hal-hal yang wajib dipelajari adalah pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, kondisi politik dalam dan luar negeri serta kebijakan dari pemerintah. Kondisi fundamental makro sangat mempengaruhi investor dalam membeli saham.

Sedangkan bila kondisi ekonomi sedang lesu dan banyak gejolak keamanan politik, maka para investor akan menjual sahamnya. Sementara mayoritas harga saham akan semakin menurun. Namun bila sebaliknya perekonomian sedang bagus maka pasar saham akan ramai dan investor tertarik untuk membelinya.

Analisa fundamental saham untuk mikro mempelajari kondisi keuangan dan kinerja secara spesifik. Kemudian pada analisis ini dibedakan menjadi fundamental kuantitatif dan kualitatif. Pada fundamental kuantitatif lebih fokus pada data seperti laporan keuangan. Sedangkan analisis fundamental kualitatif menganalisa perusahaan bukan pada data angka.

Analisa Sektoral

Analisa fundamental saham ini bertujuan untuk melihat kondisi sektor industri perusahaan yang bersangkutan. Jadi, harus cermat dalam analisa pada sektor perusahaan yang ingin anda investasikan. Pengamatan atau analisis tentang bagaimana mayoritas valuasi saham pada sektor itu? Apakah sedang lesu atau tidak?

Pergerakan dari saham dalam jangka menengah dipengaruhi oleh minat para investor terhadap bisnis di sektor tersebut. Terutama terkait dalam sektor usaha komoditas.  Misalnya saja saham dalam sektor tertentu naik dikarenakan sedang booming. Namun saat melakukan evaluasi ternyata mulai mahal, maka trend saham sektor tersebut kembali turun.

Analisa Laporan Keuangan

Analisis fundamental saham mengenai laporan keuangan harus dipelajari oleh para investor. Sebab, analisa keuangan merupakan hal yang harus dibedah lebih dalam. Pasalnya, anda bisa mengetahui garis besar dari kinerja perusahaan melalui laporan keuangan ini.

Faktor Penyebab Saham Terus Menurun

Penurunan harga saham karena faktor fluktuatif market dan kondisi yang belum bullish. Selain itu, belum adanya sentimen positif membuat investor belum tertarik untuk membeli saham.

Faktor lain yang mempengaruhi adalah fundamental perusahaan masih stagnan. Kemudian kondisi tersebut membuat perekonomian belum pulih. Sehingga para investor belum tertarik untuk mengakumulasi saham dalam jumlah yang besar.

Pada umumnya analisis fundamental saham berguna untuk melihat kinerja dari keuangan perusahaan. Selain itu juga untuk mempelajari tentang pemahaman produk perusahaan, brand image, pangsa pasar dan ketersediaan menemukan produk perusahaan di pasaran. Sehingga akan memberikan pemahaman mengenai perusahaan lebih jauh tentang investasi anda. Karena perusahaan membutuhkan produk yang booming, mudah ditemukan dan sahamnya relatif banyak diminati oleh investor.