Belajar Analisis Teknikal Saham Mulai dari Pengertian, Tujuan dan Indikator (fqinstitute.blogspot.com)
Belajar Analisis Teknikal Saham Mulai dari Pengertian, Tujuan dan Indikator (fqinstitute.blogspot.com)

Belajar Analisis Teknikal Saham Mulai dari Pengertian, Tujuan dan Indikator

Analisis teknikal saham tentu sudah tidak asing untuk anda investor atau trader saham. Cara ini digunakan sebagai salah satu cara untuk dapat memprediksi pergerakan harga saham.

Meskipun cukup banyak investor yang membeli sahamnya tanpa melakukan analisis lebih dulu. Sebab, biasanya mereka membeli hanya berdasarkan rekomendasi dari kerabat yang sudah lebih dahulu bermain saham.

Pengertian Analisis Teknikal Saham

Untuk para trader, dalam bertransaksi saham diperlukan pengetahuan dan pemahaman mengenai analisis harga. Atas dasar hal tersebut merupakan sesuatu yang penting untuk dapat memiliki pengetahuan menganalisa teknikal yang berfungsi agar dapat memprediksi pergerakan saham serta pergerakan historis harga saham.

Analisis teknikal saham merupakan cara untuk menganalisis pergerakan harga asetnya di pasar finansial dengan memakai perangkat statistik. Misalnya grafik serta rumus matematis.

Tujuan dari mempelajari analisis teknikal ini adalah agar trader atau investor dapat melihat dan menilai keadaan pasar saat ini. Berdasarkan histori harga pada masa lampau, sekaligus untuk memberikan gambaran maupun prediksi soal pergerakan pasarnya di masa yang akan datang.

Tujuan Analisis Teknikal

Tujuan dari mempelajari teknik ini dapat digunakan untuk trader maupun investor meskipun berbeda tujuannya. Bagi trader analisis teknikal ini dapat digunakan dalam menentukan saham pilihan mana yang memiliki potensi cuan dalam waktu pendek.

Sedangkan tujuan pada investor adalah untuk membantu menentukan waktu atau saat yang tepat untuk membeli suatu saham yang akan disimpan dalam jangka waktu panjang.

Pemakaian teknik ini sendiri akan lebih banyak digunakan trader jika dibandingkan dengan investor. Analisis ini memiliki peran penting dalam menunjukan chart harga saham dan trend yang sedang terjadi serta waktu tepat untuk melakukan transaksi jual maupun beli dengan bantuan indikator.

Istilah Dalam Analisis Teknikal

Untuk anda investor dan trader tentu sudah tidak asing dengan istilah dalam saham dan analisis teknikal. Tapi untuk anda yang awam dan ingin memulai belajar saham, maka anda harus dapat memahami istilah-istilah dalam analisis teknikal berikut ini.

Chart

Adalah tampilan grafik yang merepresentasikan dari pergerakan harga saham. Dalam chart  terdapat candlestick yang akan memperlihatkan pergerakan harian dari harga saham.

Trend

Merupakan arah dari kecenderungan pergerakan harga saham dalam periode waktu tertentu. Trend sendiri terbagi atas tren kenaikan atau bullish dan penurunan atau bearish lalu trend mendatar atau sideways.

Support and Resistance

Support adalah batas terendah yang berfungsi untuk menjaga saham agar tidak turun kembali. Sementara resistance adalah batas tertinggi untuk menjaga harga saham agar tidak terus-menerus naik.

Indicators

Adalah sebuah alat bantu guna menentukan titik entry dan exit. Indikator yang sangat sering digunakan adalah Moving Average, Stochastic, MACD, serta Bollinger Band.

Sebenarnya menggunakan analisis teknikal saham tidak sulit seperti yang anda bayangkan. Dalam saham sendiri memang butuh ketekunan dan latihan untuk mempelajari saham secara keseluruhan.

Semakin tekun dan sering anda berlatih, maka tentunya akan semakin mahir anda dalam melakukan analisis teknikal, sehingga keuntungan yang anda dapatkan pun meningkat. Ada 4 indikator yang sering digunakan untuk melakukan analisis teknikal saham. Bukan hanya sekedar dengan spekulasi maupun asumsi.

Moving Average

Merupakan indikator yang paling sering digunakan oleh trader. Sebab praktik penggunaannya sangat sederhana. Hanya dengan melakukan perhitungan harga rata-rata dari salah satu saham dan dalam jangka waktu tertentu.

Relative Strength Index (RSI)

Dengan membandingkan tingkat kenaikan dan penurunan harga saham. Biasanya para trader akan menetapkan RSI melebihi titik 70 sesudah overbought yang muncul kemungkinan saham akan turun. Lalu sebaliknya, jika angka berada lebih rendah dari 30 berarti pasar sudah oversold dan waktunya untuk membeli saham.

Stochastic

Indikator ini dengan membandingkan titik harga pada penutupan terakhir dengan kisaran harga tertinggi atau terendah pada periode tertentu. Jika anda menggunakan indikator Stochastic, anda akan mendapati dua garis yaitu %K dan %D.

Moving Average Convergence Divergence (MACD)

Indikator analisis teknikal saham ini berfungsi untuk menampilkan trend saat ini dan dapat juga dimanfaatkan untuk mengetahui waktu untuk membeli atau menjual. Ketika MACD posisinya berada di atas nol atau positif, maka trader akan melakukan pembelian. Lalu kebalikannya, jika MACD berada pada titik negatif, anda atau trader disarankan untuk menjual saham karena pasar sedang bearish.