Cara Berinvestasi Saham Paling Mudah Ketika Harganya Sedang Jatuh (money.com)
Cara Berinvestasi Saham Paling Mudah Ketika Harganya Sedang Jatuh (money.com)

Cara Berinvestasi Saham Paling Mudah Ketika Harganya Sedang Jatuh

Cara berinvestasi saham sangat penting anda lakukan agar bisa berjalan lancar dan maksimal. Pasalnya seorang investor saham sangat dianjurkan agar membeli maupun mengoleksi saham saat harganya sedang jatuh.

Pada saham yang jatuh, pasti akan membeli lagi dan dalam jangka menengah-panjang maka harganya bisa kembali naik lagi. Meski demikian, saat investasi saham dalam keadaan harga terjatuh, ini juga sangat beresiko. Selain itu anda juga belum tahu apakah saham yang akan anda beli saat jatuh, hargaya masih turun lagi atau sudah murah.

Begini Cara Berinvestasi Saham yang Bisa Anda Lakukan Paling Mudah

Di dalam kondisi suatu pasar bearish (lesu/turun tajam), maka saham-saham yang sudah mengalami penurunan dan murah, harganya bisa turun lagi. Bahkan lebih dalam, jadi saat anda membeli saham ketika sedang jatuh, bisa diibaratkan anda sedang menangkap pisau yang jatuh.

Perlu anda ingat, bawa modal untuk melakukan investasi milik anda sendiri juga sangat terbatas. Selain itu anda juga tidak mungkin untuk membeli saham terus menerus dan berlebihan.

Selain itu anda harus bisa menyusun untuk melakukan strategi investasi saham secara benar. Tujuannya agar anda dapat meminimalkan risiko investasi saham saat harga sedang mengalami penurunan atau jatuh..

Sebagai salah satu referensi tambahannya anda dapat mempelajari mengenai praktik analisis fundamental saham, yaitu di Ebook Analisis Fundamental Saham Pemula Expert.

Memilih Saham yang Tepat

Cara berinvestasi saham yang pertama adalah anda harus memilih jenis saham yang memiliki valuasinya lebih murah. Namun dalam kondisi pasar saham yang mulai turun, saham dengan valuasi mahal juga akan mulai murah.

Meskipun demikian, tidak semua jenis saham yang turun valuasinya juga akan murah (undervalued). Sehingga anda harus memilih saham yang valuasinya sudah mulai lebih murah.

Karena dengan begitu, maka untuk memiliki peluang agar bisa naik lebih cepat lagi terutama di dalam jangka menengah-panjang. Nah cara melakukanya anda dapat menggunakan valuasi saham sederhana seperti PBV dan PER.

Menabung Saham

Cara berinvestasi saham anda juga harus bisa akumulasi atau nabung saham anda. Karena ketika pasar saham sedang jatuh, anda tidak akan tahu kapan saham tersebut bisa pulih kembali.

Bisa saja ketika saham-saham tersebut sedang jatuh, maka harganya juga masih mengalami penurunan karena marketnya tetap bearish. Sehingga anda dapat menerapkan sebuah strategi investasi yang aman, caranya dengan membeli saham akumulasi atau bertahap.

Jika anda memiliki modal sebesar 20 juta, jangan langsung memasukkan modal tersebut semua untuk membeli saham yang sudah anda incar. Dalam hal seperti ini anda dapat gunakan modal sebesar 2 juta saja untuk membeli sahamnya.

Jadi saat saham yang sudah anda investasikan mengalami harga turun, anda masih memiliki modal lagi. Sehingga harga rata-rata juga akan lebih murah.

Mengamati Tren Saham

Setidaknya investor saham harus bisa paham dalam membaca analisis teknikal terutama untuk analisa tren. Salah satu tujuannya adalah untuk melakukan membeli saham atau averaging down pada harga bawah saat turun.

Pada saham yang turun dengan jangka pendek, biasanya juga akan mengalami kenaikan lagi. Agar bisa melihat titik support/bottom anda bisa menggunakan analisa teknikal. Jadi strategi akumulasi saham memiliki dasarnya dan tidak hanya untuk membeli saham saja.

Cara berinvestasi saham seperti ini dengan akumulasi benar dan sesuai, maka anda bisa memperoleh saham dengan harga yang lebih murah lagi. Jadi ini akan memudahkan anda untuk menjual saham saat naik.