Saham Google, Pastikan Ketahui Risiko dan Cara Membelinya
Saham Google, Pastikan Ketahui Risiko dan Cara Membelinya

Saham Google, Pastikan Ketahui Risiko dan Cara Membelinya

Saham Google sedang menjadi topik yang hangat dibicarakan. Pasalnya Alphabet Inc yang menjadi pusat saham Google ini sedang mengalami penurunan.

Hal tersebut disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang sedang menyerang Indonesia. Sehingga menyebabkan kondisi saham yang tidak stabil atau naik turun.

Google merupakan perusahaan di bidang IT yang sangat populer. Bahkan hampir digunakan seluruh orang di dunia. Tentu saja perusahaan besar seperti Google memiliki risiko dan tantangan tersendiri.

Pada awalnya Google didirikan oleh dua mahasiswa dari Universitas Stanford. Mereka berdua bernama Sergen Brin dan Larry Page. Ketika awal terbentuk Google dibuat di garasi kecil di sebuah daerah California.

Semenjak meluncur pertama kali Google menjadi sangat booming dan populer. Tentu saja seiring perkembangan zaman Google senantiasa melakukan perbaikan-perbaikan kinerja sistem dan bug. Bahkan hingga menjadi perusahaan IT terbesar di dunia yang mampu bertahan.

Tentu saja omzet yang dihasilkan oleh Google ini sangat tinggi. Bahkan bisa dikatakan tidak akan pernah ada matinya. Google akan terus berkembang dan digunakan seiring perkembangan zaman. Selain itu, juga sudah merambah produk baru yaitu berupa handphone dan lain-lain.

Oleh sebab itu, sebelum anda memutuskan untuk membeli saham Google. Alangkah baiknya mengetahui dan mempelajari lebih dalam. Misalnya mengenai tata cara membelinya dan risiko yang mungkin bisa saja terjadi.

Tata Cara Membeli Saham Google Yang Wajib Anda Ketahui

Agar anda tidak salah langkah dalam membeli, ikuti beberapa langkah di bawah ini.

Mengetahui FAANG

FAANG berisi 5 perusahaan besar yang populer dan mendunia. Seperti Facebook, Amazon, Netflix, Google, dan Apple. Semua perusahaan tersebut telah terdaftar pada saham Nasdaq.

Untuk membelinya sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan sebelumnya. Karena saham ini bukan berasal dari local, melainkan asing tentunya terdapat sedikit perbedaan.

Saham asing mempunyai tautan untuk menghubungkan perusahaan sekuritas dengan bursa efek internasional. Seperti negara Singapura dan Amerika Serikat.

Namun apabila anda ingin membeli saham tersebut, harus memperhitungkan dengan matang mengenai risiko yang akan terjadi. Anda bisa menggunakan jasa broker saham untuk membantu anda memperhitungkan segalanya.

Risiko Investasi Saham Google

Setelah anda mengetahui dan mengerti cara membeli saham tersebut, berikut beberapa risiko yang kemungkinan bisa terjadi.

Ketika anda memutuskan untuk belajar dan bermain saham pasti berharap berhasil dan memperoleh keuntungan. Tentunya perusahaan IT sebesar Google akan menghasilkan keuntungan yang tinggi pula. Namun dengan tingginya keuntungan yang diperoleh akan mengakibatkan suatu hal.

Seperti kerugian yang sangat anjlok ketika anda mengambil langkah yang salah. Apalagi saham teknologi tersebut pasti memiliki harga yang jauh di atas daripada saham-saham lain pada umumnya.

Harus Mengambil Langkah yang Tepat

Satu hal yang harus anda ketahui bahwa saham teknologi seperti Google akan berjalan sinergis. Sinergis dengan pendapatan perusahaan. Contohnya pada pandemi Covid-19 kemarin yang membuat saham ini sempat turun drastis. Namun akhirnya bisa bangkit dan normal kembali.

Tentu saja sebagai pelaku investasi anda harus mengambil sebuah tindakan dengan cepat dan tepat. Lalu memperkirakan kemungkinan-kemungkinan yang bisa saja terjadi.

Apabila harga saham sedang anjlok, anda jangan menjual saham tersebut. Namun yang anda lakukan yaitu mencari saham yang berasal dari perusahaan lain dengan harga yang murah.

Selain itu, juga melihat potensi yang mungkin saja bisa terjadi. Seperti ketika masa pandemi Covid-19 yang sangat berpengaruh kepada semua sektor. Bahkan tak terkecuali saham sebesar saham Google.