cara klaim kacamata bpjs

Cara Klaim Kacamata BPJS Mudah Begini Panduannya

Asuransi kesehatan BPJS memberikan fasilitas yang memadai bagi masyarakat di Indonesia. Lingkup pertanggungan juga cukup luas bahkan termasuk bagi pengguna kacamata. BPJS akan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk membeli kacamata sesuai kebutuhan. Berikut adalah panduan cara klaim kacamata BPJS yang sangat mudah untuk diikuti:

1. Kunjungi Faskes Tingkat 1

Langkah pertama yang bisa ditempuh adalah datang ke fasilitas kesehatan tingkat 1. Ini merupakan prosedur dasar untuk mendapatkan layanan dengan pertanggungan dari BPJS. Faskes ini harus sesuai dengan pilihan pemilik asuransi ketika mendaftar. Biasanya nama faskes sudah tertera di kartu BPJS atau di data BPJS yang bisa diakses online.

Ingat, sebelum menggunakan layanan kesehatan apapun dengan pertanggungan BPJS harus dipastikan premi dibayar secara rutin. Jika iuran BPJS tidak dibayar rutin maka peserta akan tercatat non-aktif dan tidak bisa mengajukan klaim. Tunggakan biaya premi harus dibayarkan sampai lunas baru kemudian status peserta kembali aktif dan bisa dipakai untuk ke faskes 1.

2. Lakukan Pemeriksaan

Tujuan utama mengunjungi faskes 1 adalah untuk diperiksa. Klien bisa berkonsultasi dengan dokter yang ada di faskes 1. Biasanya dokter yang ditemui adalah dokter umum terlebih dahulu. Saat berkonsultasi ini silahkan memberikan penjelasan lengkap mengenai keluhan. Bila perlu, lebih baik langsung saja minta dokter untuk menuliskan rujukan.

Setelah berkonsultasi maka dokter di faskes 1 akan memberikan surat rujukan. Surat rujukan ini dimaksudkan agar pasien bisa langsung menuju dokter spesialis mata. Biasanya surat rujukan akan ditujukan kepada dokter spesialis atau fasilitas poliklinik yang sudah menjalin kerja sama dengan pihak BPJS.

3. Datangi Dokter Spesialis Mata

Tahapan cara klaim kacamata BPJS berikutnya yaitu datang ke dokter spesialis mata yang sudah ditunjuk. Peserta BPJS yang menjadi pasien ini kemudian bisa melakukan pemeriksaan mata lebih lengkap kepada dokter spesialis. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendapatkan hasil yang nantinya akan digunakan untuk membuat resep agar bisa membeli kacamata.

Dokter spesialis mata akan melakukan pemeriksaan kemudian memberikan hasil dan resep kepada pasien. Saat bertemu dengan dokter spesialis mata ini sangat disarankan untuk memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin. Konsultasikan kondisi kesehatan mata selengkap-lengkapnya. Selagi biaya ditanggung BPJS maka jangan sampai disia-siakan.

4. Legalisir Resep Dokter

Resep yang sudah didapatkan harus dilegalisir agar bisa diklaim untuk membeli kacamata. Legalisir dilakukan di kantor BPJS kesehatan terdekat. Di sana peserta BPJS bisa langsung datang ke loket layanan dan meminta petugas melakukan legalisir resep. Jika sudah dilegalisir barulah resep bisa digunakan untuk membeli kacamata dengan klaim asuransi dari pihak BPJS.

5. Kunjungi Optik

Selepas melakukan legalisir resep dari dokter spesialis mata, segera datangi optik yang sudah ditunjuk. Optik yang didatangi harus sudah menjalin kerja sama dengan pihak BPJS. Biasanya optik akan memberikan informasi apakah melayani pembelian kacamata dengan klaim BPJS atau tidak.

Pembelian kacamata dengan BPJS harus menyertakan fotokopi KTP dan kartu anggota BPJS. Serahkan juga resep yang tadi sudah dilegalisir. Selanjutnya klien bisa segera memilih kacamata yang sesuai dan menunggu proses hingga kacamata siap.

Itulah panduan cara klaim kacamata BPJS yang bisa dilakukan. Langkah-langkahnya mudah dan tidak membutuhkan waktu lama. Kini membeli kacamata sudah semakin mudah dan biayanya jadi lebih hemat berkat BPJS. Jika masih kurang paham, langsung saja datang ke faskes 1 dan tanyakan secara detail petunjuk alur klaim yang harus dilakukan.