batas waktu klaim asuransi prudential

5 Aturan Batas Waktu Klaim Asuransi Prudential agar Pengajuan Lancar

Ada beberapa hal yang perlu diketahui nasabah resmi asuransi Prudential salah satunya adalah mengetahui batas waktu klaim asuransi Prudential. Dengan demikian, nasabah tidak akan terkendala dalam menerima manfaat yang sudah dijanjikan. Sebagai asuransi yang memiliki reputasi tinggi, Prudential Indonesia memiliki persyaratan yang cukup ketat dalam menangani pengajuan klaim asuransi.

Oleh karena itu, sebagai  nasabah hendaknya memastikan paham aturan-aturan yang diberlakukan agar klaim diterima dan manfaat terasa maksimal.  Umumnya, asuransi menetapkan masa tunggu antara 30 atau 60 hari, sementara untuk penyakit kritis 12 bulan. Untuk informasi lebih lanjut, simak ulasan berikut untuk mengetahui tepatnya limit waktu agar dapat klaim asuransi:

1. Early Claim atau Klaim di Awal Waktu

Early claim ini dapat dilakukan dalam kondisi dimana klaim meninggal dunia diajukan saat polis berusia kurang dari dua  tahun. Kejadian tersebut digolongkan sebagai kasus luar biasa, maka dari itu Great Eastern berhak untuk melakukan investigasi mendalam. Hal ini bertujuan untuk mendapat informasi medis tambahan sekaligus memastikan penyebab meninggalnya tertanggung .

2. Batas Pengajuan Klaim Asuransi Meninggal Dunia

Klaim meninggal dunia dapat dilakukan segera setelah 90 hari atau 3 bulan sejak tanggal pemegang polis  dinyatakan meninggal.  Apabila batas waktu klaim asuransi Prudential meninggal dunia baru diajukan setelah masa tunggu terlewat maka harus melalui prosedur berbeda. Diantaranya ahli waris perlu membuat surat kronologi mengenai alasan keterlambatan pengajuan klaim tersebut.

Biasanya waktu yang diperlukan untuk proses klaim ialah 14 hari terhitung dari tanggal berkas diterima dengan lengkap. Jika memerlukan proses investigasi yang lebih lanjut akan memakan waktu yang lebih panjang. Sehingga pihak yang mengajukan harus melengkapi persyaratan berkas-berkas  sesuai aturan

3. Pengajuan Klaim Melebihi Waktu yang Ditentukan

Klaim asuransi dapat tertunda atau tertolak bila pengurusan klaim lebih dari waktu yang telah ditentukan polis.  Termasuk Prudential yang memberlakukan batas waktu untuk pengurusan klaim lebih dari itu, klaim dapat ditolak. Misalnya saja asuransi mobil hanya cukup 3 x 24 jam, sementara untuk asuransi  jiwa antara 30-60 hari.

4. Berada pada Masa Tunggu                   

Pada jenis-jenis asuransi tertentu, biasanya ada kebijakan yang dinamakan masa tunggu sehingga nasabah asuransi tidak akan dapat mengajukan klaim.  Untuk penderita penyakit kritis, biasanya akan ada masa tunggu sekitar 30 sampai 365 hari. Sehingga nasabah tidak perlu khawatir sebab masa tunggu ini bukan batas limit pengajuan asuransi.

Contohnya saja nasabah mendapat masa tunggu sekitar 30 hari  sementara polis asuransi dibeli pada tanggal 1 februari 2015. Kemudian mengalami sakit kritis pada tanggal 1 Maret 2015 otomatis apabila mengajukan klaim asuransi akan ditolak. Hal ini bukan tanpa alasan, melainkan karena belum melewati masa tunggu.

5. Khusus Perawatan di Rumah Sakit Luar Negeri

Bagi yang ingin menjalani perawatan inap di rumah sakit luar negeri, prosesnya jauh berbeda sebab harus menghubungi administrator pihak ketiga. Adapun batas waktu  pengajuannya sebelum menjalani perawatan dalam kurun waktu 2×24 jam. Pastikan status polis tidak mengalami masa tenggang, mengetahui rumah sakit tujuan hingga masa tunggu perawatan telah selesai.

Jika nasabah diputuskan rawat inap, pihak rumah sakit akan mengirimkan Letter of Guarantee pada pihak asuransi agar proses penjaminan lancar. Setelah pendaftaran, pihak rumah sakit akan meminta kartu kredit untuk proses pre-authorization agar terhindar dari selisih biaya tagihan. Disarankan untuk memilih kamar dan akomodasi sesuai dengan plan yang diambil.

Itulah ulasan mengenai batas waktu klaim asuransi Prudential yang harus diperhatikan agar proses klaim diterima. Sementara itu, keputusan peninjauan polis dapat berupa pengecualian, perubahan, maupun pembatalan.  Jika sudah disetujui baru proses klaim dapat dilanjutkan apabila hasil Peninjauan tidak berdampak dan berhubungan dengan klaim yang diajukan.