klaim asuransi kesehatan dilaporkan sebagai penghasilan

Klaim Asuransi Kesehatan Dilaporkan Sebagai Penghasilan yang Termasuk dalam Objek Pajak

Mungkin banyak yang belum mengetahui kalau klaim asuransi kesehatan dapat dilaporkan sebagai penghasilan. Ini bisa terjadi karena klaim asuransi bisa dikategorikan sebagai penghasilan. Karena sudah termasuk ke dalam penghasilan, maka wajib melaporkannya ke dinas terkait. Oleh karena alasan itu jugalah klaim asuransi kesehatan dilaporkan sebagai penghasilan merupakan hal yang wajib.

Klaim Asuransi Kesehatan Dilaporkan Sebagai Penghasilan

Tentunya ada beberapa hal yang menjadi persyaratan dan menjadi hal redaksional dari klaim asuransi kesehatan dilaporkan sebagai penghasilan ini. Jadi kalau klaim dilakukan bukan karena sakit, meninggal, kecelakaan, dan cacat maka bisa dikategorikan sebagai penghasilan. Berbeda kalau memang klaim tersebut dilakukan atas dasar yang sudah disebutkan sebelumnya, maka tetap terhitung asuransi.

Hal ini dikarenakan pemerintah menilai kalau asuransi kesehatan bukan didasarkan pada dasar tersebut, maka terhitungnya sebagai penghasilan bukan sebagai pencairan asuransi. Jadi hal yang berubah adalah jenis asuransinya menjadi mengacu kenapa klaim tersebut dilakukan. Kalau memang tidak terjadi semua hal di atas, maka klaim asuransi yang diajukan hitungannya termasuk penghasilan.

Klaim Asuransi Bisa Kena Pajak

Karena sudah disebutkan sebelumnya, maka klaim asuransi ini tentunya bisa dikenakan pajak. Sebab sudah termasuk ke dalam penghasilan, dan bukan lagi klaim asuransi. Perlu diketahui bahwa ini merupakan peraturan baru yang dikeluarkan dalam omnibus law Cipta Kerja. Hal ini sebenarnya sudah sering didiskusikan oleh pengamat, namun baru direalisasikan sekarang.

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa ini termasuk ke dalam peraturan baru yakni Undang-Undang Omnibus Law 11/2020 berkaitan dengan cipta kerja. Di sini mengatur klaim karena sakit, kecelakaan, dan kematian sebagai objek pengecualian pajak. Karena hal tersebutlah akhirnya semua masyarakat klaim asuransinya bukan karena sakit, meninggal, kecelakaan, ataupun faktor kemalangan lainnya wajib melaporkannya.

Pajak Atas Premi Asuransi

Kalau ada yang kemudian bertanya berapa pajak yang dikenakan atas premi asuransi, maka jawabannya adalah sebesar pajak PPH atau pajak penghasilan. Hal ini sesuai yang disebutkan sebelumnya bahwa asuransi kesehatan masuk ke dalam penghasilan. Karena hal itu jugalah kemudian bagi yang hendak menghitung berapa besaran pajak, maka bisa menggunakan rumus Pph.

Tentunya penting untuk mengetahui terlebih dahulu mengetahui kelompok dari penghasilan ini. Kalau klaim asuransi tentunya masuk ke dalam kategori penghasilan dari kegiatan lainnya. Untuk rumusnya sendiri, maka bisa melakukan perhitungan seperti ini Pph berdasarkan pendapatan yang lain = Penghasilan kotor(bruto) – PTKP x Tarif pajak

  • Penghasilan bersih (neto) = Penghasilan kotor (bruto) x persentase norma penghitungan penghasilan neto (NPPN)

Perlu diketahui bahwa itu masih perhitungan dasar, dan belum dipastikan. Namun perhitungan ini bisa digunakan sebagai patokan saat ingin mengambil klaim asuransi sebagai yang dikategorikan sebagai penghasilan. Jadi sudah bisa persiapan dana.

Cara Melaporkannya

Tentunya banyak yang akhirnya penasaran bagaimana cara melaporkan klaim asuransi ini sebagai penghasilan. Sebenarnya hal ini sangat sederhana, karena ada beberapa asuransi yang langsung mengeluarkan klaimnya yang sudah terpotong dengan pajak. Sehingga pengguna tidak perlu bingung lagi dalam menghitungnya.

Lalu ada juga perusahaan yang masih belum mengetahui peraturan ini sehingga akhirnya pengguna atau pemilik asuransi lah yang harus memiliki kesadaran sendiri. Dalam hal ini tentunya pemilik klaim harus segera ke kantor pajak untuk membayarkan pajak klaim asuransinya. Hal ini harus segera dilaporkan, sebagai bentuk kepedulian masyarakat yang taat pajak.

Itulah tadi penjelasan lengkap tentang klaim asuransi kesehatan dilaporkan sebagai penghasilan dan alasan dibaliknya. Jadi sekarang bagi yang ingin mengajukan klaim asuransi, maka penting untuk mengetahui apakah klaimnya terkena sebagai penghasilan atau tidak untuk kemudian dibayarkan pajaknya.

Pencarian Berdasarkan Kata Kunci

https://kangbor my id/2241/klaim-asuransi-kesehatan-dilaporkan-sebagai-penghasilan-yang-termasuk-dalam-objek-pajak html