asuransi kesehatan keluarga cashless

Lima Referensi Perusahaan Asuransi Kesehatan Keluarga Cashless 2021

Asuransi kesehatan merupakan bagian penting dalam perencanaan keuangan keluarga dalam rangka menuju keluarga sehat. Terlebih dengan adanya asuransi kesehatan keluarga cashless dimana penggantian klaim menjadi lebih mudah. Misalnya saja saat masuk rumah sakit, tidak perlu membayar melainkan cukup menyelesaikan tagihan dengan menggesek kartu asuransi.

Namun, Cashless tidak dapat digunakan pada rumah sakit yang belum bekerjasama dengan asuransi  maka klaim dilakukan dengan reimbursement. Mayoritas asuransi kesehatan memberikan layanan cashless, tetapi kuncinya bergantung pada daerah rumah sakit yang bekerjasama dengan asuransi tersebut. Berikut ini asuransi yang menyediakan sistem cashless dengan berbagai penawaran yang berbeda:

1. Asuransi Kesehatan Cashless BCA – AIA

Maxi Health  merupakan produk asuransi kesehatan AIA melalui bank BCA yang menawarkan layanan cashless dengan manfaat rawat jalan. Tergolong asuransi komprehensif dengan limit 500 juta per tahun dengan fasilitas pembedahan, 32 penyakit kritis, meninggal hingga investasi. Apabila pemegang polis meninggal akan mendapat pembebasan premi untuk keluarganya sehingga polis tetap aktif.

Sebagai catatan, polis ini berbentuk unit link, jadi sebagian premi bakal dikelola di instrumen investasi meski berisiko. Selain itu, preminya pun menjadi lebih mahal dibandingkan asuransi kesehatan murni. Salah satu kelemahan produk asuransi kesehatan AIA BCA ini adalah tidak dapat mengklaim penyakit yang termasuk pre-existing condition.

2. Asuransi Kesehatan Cashless Allianz

Allianz menjadi perusahaan asuransi yang memadai dengan semua RS Jaringan Allianz dan AdMedika. Mudah untuk mengajukan klaim cukup datang ke rumah sakit membawa kartu anggota Allianz beserta KTP kemudian melakukan administrasi. Meski tanpa mengeluarkan uang dapat langsung melakukan perawatan medis salah satunya dengan layanan SmartMed Premier.

Kelebihan SmartMed Premier ini tidak hanya sebagai asuransi kesehatan keluarga cashless di Indonesia melainkan juga Singapura, Thailand dan lainnya. Cukup jarang asuransi yang bisa cashless di luar negeri, sementara manfaat limit yang tersedia pun sampai dengan Rp6 miliar setahun. Meski demikian manfaat rawat jalan, melahirkan, dan perawatan gigi harus membeli asuransi tambahan.

3. Asuransi Kesehatan Cashless AXA

AXA memiliki produk SmartCare Executive yang merupakan asuransi cashless yang memfasilitasi cashless rawat inap serta santunan meninggal dunia akibat kecelakaan. Polis ini juga memiliki manfaat rawat jalan, namun hanya dapat diklaim dengan metode reimbursement. Oleh karena itu produknya merangkap sebagai asuransi kesehatan sekaligus personal accident (asuransi kecelakaan diri).

4. Asuransi Kesehatan Cashless Manulife

MiUltimate HealthCare dari Manulife menyediakan fasilitas cashless baik di rumah sakit Indonesia maupun luar negeri. Dengan polis ini bisa mendapatkan manfaat rawat inap atau jalan, bedah, dan santunan tunai harian. Kelebihannya terdapat tambahan limit jika nasabah terkena penyakit kritis, namun apabila menginginkan manfaat rawat jalan harus menambah premi.

Misalkan nasabah dirawat di luar negeri, Manulife akan mempertanggungkan biaya sebesar tiga kali lipat. Adapun kelebihan lainnya yakni nasabah dapat membayar premi 3 bulanan, 6 bulanan atau tahunan. Selain itu juga bisa memilih salah satu dari empat plan asuransi yang tersedia, sehingga menyesuaikannya dengan budget asuransi.

5. Asuransi Kesehatan Cashless Jagadiri

Jaga Sehat Plus menjadi satu-satunya produk asuransi yang memberikan perlindungan kesehatan dan jiwa dengan pengembalian premi 50 persen.  Premi mulai 90 ribu per bulan baik ada klaim maupun tidak yang dibayarkan setiap 3 tahun. Selain itu, juga menyediakan sistem cashless yang memberikan kenyamanan dalam bertransaksi di semua Rumah Sakit rekanannya.

Itulah lima perusahaan asuransi kesehatan keluarga cashless yang dapat dijadikan referensi untuk memilih asuransi yang tepat. Menentukan mana asuransi kesehatan yang bagus tergolong mudah namun tergantung kriteria ideal masing-masing. Beberapa hal harus dipertimbangkan dalam menentukan asuransi kesehatan yang bagus.