klaim asuransi meninggal dunia

Klaim Asuransi Meninggal Dunia dan Waktu yang Paling Tepat untuk Melakukannya

Asuransi melindungi semua aspek kehidupan manusia, apalagi untuk asuransi jiwa. Termasuk salah satunya apabila pemegang polis meninggal dunia, maka ahli waris akan mendapatkan santunan yang berasal dari asuransinya. Karena itu penting saat pemilik polis meninggal, ahli waris mengetahui kapan waktu yang tepat untuk klaim asuransi meninggal dunia.

Terkadang banyak ahli waris yang tidak mengetahui kapan waktu tepatnya, bagaimana prosedur pengajuan klaim, dan dokumen apa saja yang diperlukan. Oleh karena itu di sini akan dibahas tentang semua hal tersebut supaya bisa lebih mempermudah ahli waris, jadi pastikan baca sampai habis.

Waktu yang Tepat untuk Klaim Asuransi Meninggal Dunia

Untuk waktunya sendiri sebenarnya lebih cepat lebih baik, memang saat itu sedang dalam masa berduka. Namun perlu diketahui kalau setiap asuransi memiliki batas waktunya sendiri-sendiri terkait dengan pencairan dana ini. Biasanya batas waktu paling maksimal untuk mengajukan klaim asuransi meninggal dunia ini adalah 100 hari jadi pastikan tidak melewatinya.

Karena kalau sampai melewatinya ahli waris akan merepotkan lagi dengan beberapa hal. Diantaranya seperti membuat sebuah surat yang berisikan kronologi tentang mengapa bisa terjadi keterlambatan dan tentunya di surat itu harus dijelaskan. Bahkan ada juga beberapa asuransi yang mungkin akan membatalkan klaim, sehingga asuransi tidak bisa dicairkan. Jadi memang harus secepatnya melakukan klaim.

Melengkapi Dokumen yang Diperlukan

Tentunya untuk bisa mencairkan asuransi ini ahli waris perlu untuk melengkapi beragam dokumen yang diperlukan sebagai syarat. Pastikan untuk melengkapi semua syarat yang dibutuhkan terlebih dahulu. Bagi yang belum mengetahui syarat apa saja yang dibutuhkan untuk mengajukan klaim ini, berikut ini adalah penjabarannya:

  • Polis asli
  • Surat keterangan dokter untuk klaim meninggal dunia
  • Akta kematian dari lembaga pemerintahan setempat
  • Formulir untuk pencairan klaim meninggal dunia
  • Surat keterangan bukti pemakaman/kremasi
  • Identitas diri (KTP)
  • Kartu keluarga
  • Apabila meninggal karena kecelakaan, maka membutuhkan surat keterangan dari kepolisian.
  • Kalau meninggal di luar negeri, maka membutuhkan surat keterangan dari kedutaan besar.
  • Persyaratan dokumen lainnya yang merupakan syarat tambahan dari pihak asuransi.

Pelajari Kondisi Khusus untuk Pengajuan Klaim

Untuk mengajukan klaim meninggal dunia ini ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang kondisi khususnya. Karena seperti dokumen yang dibutuhkan saja, ada beberapa kondisi yang menyebabkan terjadinya perbedaan dokumen. Misalnya saja pemilik polis meninggal di luar negeri, maka membutuhkan surat keterangan dari kedutaan besar tempat orang tersebut menetap dan meninggal.

Karena itulah penting sekali untuk ahli waris mempelajari penyebab mengapa pemilik polis ini meninggal dunia. Kalau meninggal karena memang sudah umur, maka tidak membutuhkan surat tambahan selain yang sudah disebutkan sebelumnya. Penting lagi bagi ahli waris untuk aktif menanyakan kepada CS asuransi apakah suratnya sudah sesuai atau belum.

Manfaat yang Didapatkan  

Ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari asuransi ini, beberapa seperti santunan untuk pemilik polis yang meninggal dunia. Tentunya santunan ini akan diberikan kepada ahli waris. Lalu ada juga beberapa asuransi yang mengcover juga biaya mulai dari biaya pengurusan jenazah, sampai penguburan. Jadi sedikit mengurangi beban keluarga dalam hal pengurusan jenazah.

Karena memang memiliki banyak manfaat itulah penting untuk mengajukan klaim asuransi meninggal dunia. Jangan sampai klaim ataupun polis yang dimiliki sudah tidak aktif, dan justru membuat asuransi tersebut menjadi hangus.

Sangat penting untuk diperhatikan tentang semua jangka waktu, dan juga syarat untuk klaim asuransi meninggal dunia ini. Dengan begitu proses pengajuan bisa dilakukan dengan lebih cepat, dan juga lebih mudah.