biaya klaim asuransi mobil

Peraturan Penerapan Biaya Klaim Asuransi Mobil

Bagi pemilik mobil sangat penting untuk melengkapi kendaraanya dengan asuransi. Hal ini dikarenakan asuransi bisa memberikan perlindungan kepada kendaraannya, apabila terjadi hal yang tidak diinginkan. Apalagi jika sudah mengetahui tentang prosedur yang dibutuhkan, dan biaya klaim asuransi mobil yang dibutuhkan, maka pencairan dananya akan lebih mudah. Jadi sangat sayang untuk dilewatkan.

Penerapan Biaya Klaim Asuransi Mobil

Seperti yang dikatakan sebelumnya kalau proses pencairan dana klaim asuransi mobil ini akan lebih mudah jika pemilik polis sudah mengetahui berapa biaya klaim asuransi mobil. Biaya klaim untuk asuransi mobil ini sering dikatakan sebagai deductible. Ini merupakan dana yang harus dibayarkan oleh pemilik ketika hendak melakukan pengajuan pencairan atau klaim.

Perlu diketahui bahwa biaya seperti ini hanya ada untuk asuransi mobil yang sifatnya all risk. Penerapan dana ini dilakukan dengan tujuan agar pemilik mobil tetap berhati-hati. Sebab terkadang ada orang yang menjadi sembrono hanya karena merasa mobilnya sudah memiliki asuransi penuh. Oleh karena itu dibebankan biaya ini supaya tetap hati-hati.

Prosedur yang Harus Dilakukan

Sangat penting untuk diketahui bahwa biaya ini bukanlah biaya hasil rekaan dari pihak asuransi mobil melainkan sudah ada peraturan jelas yang mengaturnya. Peraturan itu juga berasal dari OJK, jadi tidak sembarangan. Setelah mengetahui alasan mengapa biaya ini ditetapkan, kemudian sekarang saatnya untuk mengetahui prosedur yang harus dilakukan, diantaranya:

1. Menghubungi Pihak Asuransi

Pertama saat terjadi kecelakaan penting sekali bagi pemilik mobil ataupun pemilik kendaraan untuk langsung menghubungi pihak asuransi. Nantinya saat ,menghubungi pihak asuransi ini penting sekali untuk menanyakan syarat apa saja yang dibutuhkan. Misalnya seperti kelengkapan syarat administratif berupa dokumen yang dibutuhkan dan juga syarat yang lainnya yang disuruh oleh pihak asuransi.

2. Melengkapi Segala Persyaratan

Setelah mengetahui semua persyaratannya, maka tentunya sangat penting untuk melengkapi semua persyaratan itu. Pastikan untuk mendata semua persyaratan yang dibutuhkan, dan kemudian melakukan pengecekan apakah data yang dikumpulkan sudah lengkap. Tentunya dokumen yang dibutuhkan tersebut diantaranya seperti kartu identitas, kartu keluarga, surat keterangan dari kepolisian, dan dokumen lain yang dirasa perlu.

3. Mengisi Formulir

Lalu ketika semua dokumen sudah dirasa lengkap, maka pemilik asuransi akan diminta untuk mengisi formulir. Di dalam formulir ini pemilik asuransi harus mengisi semua data yang dibutuhkan dengan sejelas-jelasnya. Biasanya hal yang harus diisi seperti data tentang mobil, dan juga kronologis tentang kecelakaan tersebut terjadi. Dari mulai tempat, dan juga waktunya.

4. Menjelaskan Kronologi

Nanti setelah mengisi formulir, sembari pihak asuransi melakukan pengecekan terhadap dokumen maka akan diberikan juga sedikit pertanyaan. Bisa dibilang ini seperti pengetesan yang dilakukan apakah pemilik asuransi mengisi formulir tentang kecelakaan yang terjadi dengan jujur. Di sini biasanya pemilik asuransi diminta untuk menjelaskan kronologi bagaimana kecelakaan itu bisa terjadi, dan dimana lokasinya.

5. Pihak Asuransi Melakukan Pengecekan

Terakhir setelah semua kronologi dijelaskan dengan baik, maka pihak asuransi akan melakukan pengecekan. Pada tahap ini sangat penting bagi pemilik kendaraan untuk menanyakan kapan kiranya proses perbaikan, ataupun proses pencairan dana ini bisa selesai. Jadi pemilik asuransi tidak perlu menebak-nebak, dan menunggu terlalu lama untuk hal tersebut. Oleh karena itu pastikan semuanya saat pengecekan dilakukan.

Itulah tadi alasan mengapa biaya klaim asuransi mobil harus diterapkan, dan juga bagaimana prosedur yang harus dijalani supaya klaim asuransi bisa dilakukan lebih lancar. Karena seperti yang dikatakan sebelumnya kalau sudah mengetahui biaya, dan prosedurnya maka pencairan asuransi ini bukanlah hal yang sulit.