Kelebihan dan Kekurangan Analisis Fundamental Saham Bank BCA (tirto.id)
Kelebihan dan Kekurangan Analisis Fundamental Saham Bank BCA (tirto.id)

Kelebihan dan Kekurangan Analisis Fundamental Saham Bank BCA

Saham Bank BCA merupakan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan termasuk ke dalam perusahaan Blue Chip yang memiliki kinerja fundamental mapan. Bahkan juga memiliki brand image yang sangat bagus dan unggul.

PT Bank Central Asia Tbk merupakan saham long term dan cocok untuk para investor yang ingin menyimpan saham dengan risiko minim. Seperti yang kita ketahui bahwa ada 4 jenis perusahaan Blue Chip, yakni Bank BCA, Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank BNI.

Investasi Saham Bank BCA yang Memiliki Risiko Rendah

Bank BCA adalah sebuah perusahaan perbankan yang rajin bagi dividen serta memiliki pertumbuhan harga saham untuk jangka panjang bagus. Meski demikian, sebelum Anda akan melakukan investasi, sebaiknya pertimbangkan dahulu agar matang.

Sebab, sebagus apapun brand image dan fundamental perusahaan, pasti akan memiliki kekurangannya juga. Nah, pada pembahasan kali ini akan mengulas seputar kelebihan maupun kekurangan jika melakukan investasi di Bank BCA.

Harga Saham Lebih Mudah untuk Naik

Karena mempunyai fundamental yang cukup bagus serta market cap begitu besar, maka saham ini mudah untuk naik ketika harganya sedang turun. Seperti yang kita ketahui bahwa BCA merupakan salah satu saham yang sering untuk dikoleksi kembali saat harganya sudah jatuh.

Sehingga saham BCA ini juga sangat aman kita simpan terutama untuk jangka panjang. Hal ini karena tren di harga sahamnya juga relatif lebih baik.

Rajin Membagi Dividen

Saham Bank BCA ternyata salah satu perusahaan yang sering bahkan rajin dalam membagi-bagikan dividen. Bahkan tidak hanya bisa membagikan dividennya setiap tahun saja, namun nilai dividen tersebut juga sangat besar.

Dengan jumlah nominal dividen sekitar Rp 400 per saham, jadi Anda yang memiliki saham BCA hanya 10 lot sudah bisa memperoleh dividen hingga 400 ribu rupiah. Selain itu, saham juga sering membagikan dividen interim dan Anda dapat memperoleh dividennya sebanyak 2 kali dalam setahun.

Bagi Anda yang ingin mendapat passive income yang besar dari investasi, maka BCA ini adalah saham yang cocok. Terutama untuk bisa meraih passive income tersebut untuk jangka panjang.

Memiliki Brand Image yang Mapan

Saham Bank BCA ini mempunyai brand image dan fundamental yang sangat mapan, jadi lebih bagus untuk Anda simpan dalam jangka panjang. Karena memiliki saham fundamental yang mapan dan brand image baik, maka pergerakan harga sahamnya akan naik untuk jangka panjang.

Valuasi Lebih Tinggi

Harga saham ini akan langsung naik terutama untuk jangka panjang dan membuat valuasinya sangat tinggi. Biasanya PER saham akan berada di atas 20 kali dengan PBV di atas 2 lipat. Sehingga pergerakan sahamnya akan lebih sulit untuk uptrend yang kencang.

Bukanlah Sektor Defensif

Meskipun saham Bank BCA merupakan saham yang selalu naik untuk jangka panjang, namun rektor perbankan bukan merupakan sektor defensif. Harus Anda pahami bahwa sektor perbankan merupakan sebuah sektor usaha yang lebih mudah untuk bergejolak saat kondisi ekonominya tidak stabil.

Hal ini karena perbankan merupakan sektor penopang di perekonomian dan secara langsung bisa memberi pengaruh di industri perbankan. Anda dapat perhatikan pergerakan untuk rata-rata sahamnya di BEI selama 3 tahun.

Sehingga saham ini kurang cocok Anda gunakan terutama untuk sarana investasi jangka panjang. Bagi Anda yang sedang mencari return lebih besar dan cepat, maka jangan memilih saham Bank BCA, karena pergerakan untuk jangka panjang tidak cepat. Kecuali jika saham BCA memiliki harga yang kemudian turun.