universitas islam as syafiiyah

Mengenal Profil Universitas Islam As Syafiiyah Selengkapnya

Indonesia merupakan pemeluk agama islam terbesar, sehingga sekolah serta perguruan tinggi berbasis agama Islam diminati, seperti Universitas Islam As Syafiiyah.Kehadiran universitas tersebut bak angin segar bagi umat Islam untuk mendapatkan perguruan tinggi swasta berbasis Islam terbaik sehingga perguruan tinggi tersebut semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Lokasi

Universitas Islam As Syafiiyah berlokasi di Bekasi lebih tepatnya di Jati Waringin Raya No. 12 di Jati Cempaka. Pondok Gede Bekasi. Perguruan tinggi ini telah berdiri selama 56 tahun, tepatnya didirikan pada tahun 1965. Sebelum menjadi Universitas, nama Perguruan Tinggi tersebut adalah Akademi Pendidikan Islam. Namanya berubah sejak tahun 1969.

Bekasi merupakan salah satu kota besar di Indonesia. Dengan pendirian universitas tersebut menarik perhatian warga Bekasi untuk mengemban ilmu dengan nilai-nilai keislaman. Tidak hanya dikhususkan untuk warga Bekasi saja, tetapi juga membuka peluang pelajar di kota lain untuk mengemban ilmu dengan basis keislaman.

Sejarah Pendirian

Dicetuskan ide untuk pendirian perguruan tinggi tersebut karena pemikiran dari KH Abdullah Syafii untuk membangun pendidikan berkarakter Islam. Akhirnya beliau membangun madrasah berbasis Islam pertamanya . Selanjutnya berkembang menjadi perguruan Assyafiiyah serta akademi Assyafiiyah. Akademi lalu berubah menjadi Universitas  As Syafiiyah.

Kuliah pertama diselenggarakan pada tahun 1965 sekaligus peresmiannya. Adapun dosen yang mengisi kuliah pertama di universitas ini adalah sang proklamator RI yaitu Mohammad Hatta. Berlanjut hingga saat ini semua dosen dipilih dari para cendekiawan. Bahkan diantaranya diambil dari  lulusan Universitas Al Azhar di Kairo Mesir

Fakultas di Universitas Islam As Syafiiyah

Adapun  universitas tersebut membuka fakultas seperti  Fakultas Agama Islam, fakultas hukum, fakultas ekonomi,  fakultas Sains dan Teknologi, FKIP atau Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Kesehatan, serta membuka juga Akademi Keperawatan atau disingkat Akper. Semua fakultas tersebut berbasis keislaman.

Sementara untuk Fakultas Adab, Fakultas Perdagangan, Fakultas dakwah, serta fakultas Tarbiyah, telah dibentuk pada tahun 1968, Perkembangan fakultas tersebut seiring dengan peningkatannya dari Akademi menjadi Universitas. Sekaligus guna menunjang mengisi acara dakwah di radio yang telah dibentuknya yaitu radio Asy Syafi’i.

Struktur Organisasi

Saat pertama didirikan, pimpinan perguruan tinggi ini dipimpin langsung oleh KH. Abdullah Syafii. Namun kini pimpinan yayasan tertinggi dipegang oleh HM Reza Hafiz SE. Adapun rektor dari perguruan tinggi ini DR. Masduki Ahmad, SH, MM. Dengan struktur organisasi tersebut, universitas ini semakin berkembang.

Guna menunjang kualitas pendidikannya, salah satu dosennya diambil dari dosen Universitas Al Azhar yang diperbantukan yaitu Drs. Nurul Huda sekaligus menjabat sebagai rektornya pada tahun 1985. Hal tersebut semakin membuktikan bahwa perguruan tinggi tersebut memiliki kualitas pendidikan yang jauh lebih unggul sebagai

Biaya Pendidikan

Universitas Islam As Syafiiyah membuka program reguler dan karyawan, serta jenjang S2 hingga S3. Biaya masing-masing untuk BPP sekitar Rp8.000.000 untuk 15x bisa dicicil. Sementara untuk SPP sekitar RP5.000.000 dan bisa dicicil selama 15 kali. Untuk fakultas Sains dan Teknologi selama semester I hingga semester IV yaitu sekitar Rp. 1.050.000 dari  tahap 1 hingga tahap 4.

Program pascasarjana, dengan biaya kuliah sebesar Rp7.500.000, tapi bisa dicicil sebanyak 5 kali di semester pertama sementara untuk SPP sebesar Rp1.900.000 per semester serta bisa dicicil selama 5 kali cicilan. Setiap calon mahasiswa yang ingin mendaftar untuk jenjang S1 harus membayar biaya pendaftaran sebesar Rp250.000, dan untuk jenjang S2, sebesar Rp300.000;

Mengembangkan sistem pendidikan berkualitas dengan dasar-dasar nilai keislaman yang kuat, diperlukan sistem pendidikan yang berstruktur. Dengan demikian, menjadikan dasar-dasar nilai keislaman untuk memperkuat dan mengembangkan potensi umat. Itulah alasannya harus kuliah di Universitas Islam As Syafiiyah.