Mengenal dan Mempelajari Indeks Saham Dow Jones (stockdansaham.com)
Mengenal dan Mempelajari Indeks Saham Dow Jones (stockdansaham.com)

Mengenal dan Mempelajari Indeks Saham Dow Jones

Saham Dow Jones atau Dow Jones Industrial Average yang biasa disingkat dengan DJIA ini merupakan indikator pasar yang paling terkenal dan paling banyak memiliki pengikut di dunia. Menjadi salah satu indeks tertua yang banyak dijadikan acuan serta mencakup perusahaan seperti Walt Disney Company, General Electric Company, Exxon Mobil Corporation serta Microsoft Corporation.

Di pasar Amerika Sendiri Dow Jones merupakan salah satu dari tiga indikator pergerakan saham selain Nasdaq dan Standard & Poor’s 500. Tentunya hal tersebut sudah tidak asing lagi bagi mereka yang berkecimpung di dunia saham.

Mengetahui Asal Mula Saham Dow Jones

Indeks saham ini mampu melacak kinerja 30 saham blue chip di Amerika Serikat. Meskipun nama indeks ini disebut dengan indeks average atau rata-rata, namun sebenarnya merupakan indeks harga tertimbang.

Indeks saham ini juga merupakan acuan untuk mereka yang memperhatikan bursa saham atau investor. Tidak hanya yang aktif bertransaksi di Wall Street saja, akan tetapi semua orang yang berkutat pada bursa saham di seluruh dunia.

Indeks Saham Dow Jones pertama kali diperkenalkan oleh para editor harian The Wall Street Journal. Dimana mereka merupakan bagian dari perusahaan Dow Jones & Co. Pencipta dari indeks ini juga sekaligus pendiri dari perusahaan ini bernama Charles Dow  dan Edward Jones. Mereka adalah seorang ahli statistik, dan hal tersebut membuat indeks ini diberi nama Dow Jones.

26 Mei 1896 merupakan perhitungan indeks saham untuk pertama kalinya. Akan tetapi, hasilnya tidak diterbitkan di Wall Street Journal, tetapi di Customer’s Afternoon Letter. Pada waktu itu, hanya ada 12 perusahaan yang masuk ke dalam perhitungan indeks saham.

Ke 12 saham tersebut merupakan perusahaan kapas, perusahaan kereta api, perusahaan gas, gula, tembakau serta minyak. Salah satunya adalah General Electric, yang menjadi anggota indeks mulai awal hingga 2016.

Namun pada akhirnya setelah beberapa puluh tahun, indeks akhirnya diperluas hingga mencapai 30 emiten. Perusahaan transportasi merupakan saham yang tumbuh dan menjadi penghitungan fokus pada mayoritas di masa itu.

Pergerakan ekonomi di Amerika Serikat yang fluktuatif serta mengarah pada industri membuat emiten berubah. Bukan lagi didominasi oleh perusahaan dalam bidang komoditas. Akan tetapi menuju pada arah perusahaan konsumen serta teknologi.

Salah satu syarat agar dapat menjadi bagian dari Indeks Jow Dones adalah perusahaan harus sangat besar. Sejak awal didirikan hingga saat ini, banyak perusahaan yang keluar masuk ke dalam perhitungan indeks saham tersebut.

Manfaat dan Kelemahannya

Kesederhanaan serta kemudahan dalam menghitung indeks saham Dow Jones dipasar modal merupakan manfaat dari keberadaan indeks saham ini. Karena memiliki sejarah yang cukup panjang, membuat peluang untuk menganalisa data dalam sebuah periode yang panjang menjadi terbuka dengan lebar.

Namun dilihat dari lain sisi, terdapat pula kelemahan dalam perhitungan ini, yakni kurangnya objektivitas. Walaupun, ada 30 perusahaan paling besar yang ada di dalam indeks ini bukan tidak mungkin ada perusahaan kecil yang memberi pengaruh pada pasar saham.

Sehingga membuat indeks saham ini merupakan indikator yang sangat penting untuk menilai pergerakan saham secara global. Sehingga untuk anda yang ingin melakukan investasi, Anda dapat mempelajari dan memahaminya terlebih dahulu.

Cara Menghitung

Indeks saham ini dihitung berdasarkan harga saham. Tidak hanya berdasarkan nilai harga masing-masing saham dari industri yang ada di dalamnya. Akan tetapi harga yang dibagi dengan bilangan tertentu.

Indeks saham dipengaruhi oleh perubahan harga saham dikarenakan pembagian dividen atau stock split. Sehingga hal tersebut selalu menyebabkan terjadi perubahan indeks saham. Dimana perhitungan indeks ini dikenal dengan sebutan metode harga tertimbang.

Jika Indeks ini turun, maka hal tersebut diakibatkan karena turunnya harga saham dari beberapa perusahaan. Dan penurunannya biasanya akan terjadi pada saat perubahan harga yang signifikan.

Bahkan saham Dow Jones ini juga bisa jatuh karena adanya pelemahan ekonomi secara umum. Semisal turunnya harga minyak, adanya krisis ekonomi dan bencana alam serta berbagai macam faktor lainnya