Pengertian dan Jenis Jenis Obligasi Berdasarkan Penerbit (satujam.com)
Pengertian dan Jenis Jenis Obligasi Berdasarkan Penerbit (satujam.com)

Pengertian dan Jenis-Jenis Obligasi Berdasarkan Penerbit

Jenis-jenis obligasi yang ada di pasar modal cukup banyak. Mulai dari obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah hingga obligasi perusahaan swasta.

Sebelum anda mengenal dan mengetahui jenis obligasi. Alangkah baiknya jika Anda memahami pengertian obligasi terlebih dahulu.

Pengertian dan Jenis-Jenis Obligasi

Obligasi merupakan surat utang yang dikeluarkan atau diterbitkan oleh pihak berhutang, kepada pihak yang berpiutang. Secara singkat, obligasi adalah surat utang yang dapat dibeli, dan pembeli akan mendapatkan keuntungan dari bunga obligasi tersebut.

Dalam obligasi berisi tanggal jatuh tempo pembayaran utang beserta bunganya. Bunga dalam obligasi biasa disebut dengan kupon. Kupon tersebut wajib diberikan oleh penerbit obligasi kepada pemegang obligasi.

Tempo atau jangka waktu di Indonesia kurang lebih 1 hingga 10 tahun. Sehingga obligasi masuk kedalam surat utang jangka menengah panjang. Jenis-jenis obligasi yang terdaftar di Bursa Efek seperti saham, efek beragun aset, sukuk, dan investasi real estat. Tidak hanya negara atau pemerintah yang menerbitkan obligasi. Namun sebuah perusahaan juga dapat menerbitkan obligasi.

Obligasi Berdasarkan Penerbit

Setelah Anda memahami arti dari obligasi, maka anda dapat mempelajari berbagai jenis obligasi yang ada di Indonesia. Dengan memahami jenis obligasi, ketika ada penawaran datang untuk berinvestasi kepada Anda, maka dapat memutuskan akan mengambil tawaran tersebut atau tidak.

Obligasi Pemerintah

Obligasi ini merupakan surat utang dikeluarkan oleh pemerintah atau negara. Tentunya surat obligasi ini sah secara hukum sebab merupakan surat resmi negara, sehingga Anda tidak perlu khawatir.

Surat obligasi dari pemerintah menjadi salah satu instrumen investasi yang paling banyak menjadi incaran investor. Sebab obligasi pemerintah cenderung lebih aman dari resiko gagal bayar.

Jenis-jenis obligasi ini seperti Obligasi Negara Ritel Indonesia atau ORI, Sukuk Ritel atau SukRi, Saving Bond Ritel atau SBR dan Sukuk Negara Tabungan atau ST. Khusus untuk obligasi sukuk, berarti surat utang tersebut berbasis syariah.

Obligasi Korporasi

Merupakan surat utang yang diterbitkan oleh sebuah perusahaan. Baik perusahaan BUMN maupun swasta. Jangka waktu jatuh tempo obligasi ini minimal 1 tahun.

Obligasi ini memiliki resiko yang tinggi jika dibandingkan dengan obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah atau negara. Sebab memiliki resiko gagal bayar yang tinggi. Tergantung juga pada kondisi perusahaan penerbit, pasar dan bahkan kondisi politik negara.

Obligasi Municipal

Obligasi ini merupakan obligasi khusus yang diterbitkan oleh pemerintah untuk membiayai proyek-proyek di daerah. Hal tersebut dibuat agar pemerintah daerah dapat mandiri dalam melakukan pembiayaan pembangunan serta perkembangan daerah masing-masing tanpa bergantung pada pembiayaan pemerintah pusat.

Namun obligasi ini berbeda dengan obligasi ORI dan SBR, meskipun sama-sama diterbitkan oleh pemerintah. Obligasi ini memiliki resiko yang jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan obligasi pemerintah pusat atau negara. Sebab, obligasi ini memiliki resiko gagal bayar yang cukup tinggi.

Pasar Obligasi

Obligasi adalah efek yang dapat diperdagangkan. Untuk dapat melakukan transaksi obligasi, anda dapat melakukan hal tersebut di dua pasar, yaitu pasar primer dan pasar sekunder.

Pasar primer adalah tempat transaksi jual beli obligasi ketika mulai diterbitkan. Salah satu syarat melakukan transaksi dalam pasar primer yang sesuai dengan ketentuan di pasar modal merupakan obligasi yang harus dicatatkan pada bursa efek demi dapat ditawarkan kepada investor.

Sedangkan pasar sekunder adalah tempat transaksi jual beli obligasi setelah diterbitkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Perdagangan dari berbagai jenis-jenis obligasi ini akan dilakukan di pasar sekunder.