Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal dari Instrumen dan Mekanisme (youtube.com)
Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal dari Instrumen dan Mekanisme (youtube.com)

Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal dari Instrumen dan Mekanisme

Perbedaan pasar uang dan pasar modal mungkin untuk orang awam belum terlalu jelas. Namun untuk Anda yang terjun ke dalam dunia bisnis tentu sudah tidak asing dengan perbedaan kedua pasar tersebut.

Pasar uang dan pasar modal sendiri memang pada dasarnya merupakan sebuah tempat untuk melakukan transaksi. Namun yang membedakannya adalah jangka waktu dari efek yang diperjualbelikan di pasar tersebut.

Mengetahui Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal

Untuk dapat mengetahui perbedaan kedua pasar tersebut, tentunya Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa itu pasar modal dan pasar uang.

Pasar modal adalah sebuah tempat untuk melakukan transaksi jual beli efek maupun surat-surat berharga jangka panjang, yang didalamnya termasuk saham dan obligasi. Fungsi pasar modal sangat berperan penting dalam laju pertumbuhan perekonomian suatu negara.

Pasar modal saat ini pun memiliki perkembangan yang sangat pesat. Hal tersebut dapat terlihat dengan meningkatnya jumlah investor yang cukup signifikan.

Sedangkan pasar uang merupakan tempat untuk melakukan transaksi jual beli surat berharga dengan jangka yang pendek. Biasanya waktu jatuh tempo yang dimiliki kurang dari satu tahun. Seperti pinjaman antar bank dengan waktu jangka pendek, NCD, commercial paper dan lain-lainnya. Pasar uang sendiri biasanya akan melibatkan perusahaan broker serta bank-bank komersial.

Instrumen Pasar

Perbedaan pasar uang dan pasar modal dari segi Instrumen sendiri pun juga berbeda. Dalam instrumen pasar modal meliputi surat-surat berharga yang memiliki jangka waktu lebih dari satu tahun. Sedangkan instrumen pasar uang mencakup semua surat-surat berharga dengan waktu jangka pendek kurang dari satu tahun.

Saham

Saham merupakan salah satu instrumen yang diperjualbelikan di pasar modal. Surat berharga ini diterbitkan oleh perusahaan yang sudah go publik.

Pembelian saham dalam sebuah perusahaan baik individu maupun badan hukum mengindikasikan atas kepemilikan perusahaan tersebut. Dapat sebagian maupun secara keseluruhan.

Untuk perusahaan penerbitan saham tentunya penjualan dari surat berharga ini akan dapat menambahkan modal kerja dengan jumlah yang cukup banyak. Sementara untuk pembeli, dengan memiliki saham perusahaan yang bersangkutan berarti dirinya turut mempunyai perusahaan. Dengan demikian, akan memperoleh hak pembagian atas laba perusahaan tiap tahun yang biasa disebut dengan dividen.

Obligasi

Obligasi yang bisa juga disebut sebagai surat utang. Perusahaan menjual obligasi dengan menerbitkan surat atau sertifikat yang menyatakan bahwa ada pinjaman dengan syarat tertentu.

Jika ada pihak yang membeli obligasi tersebut, makan konsekuensi perusahaan penerbit obligasi adalah harus mengembalikan pinjaman pokok beserta dengan bunga yang sudah disepakati dengan pembeli.

Right

Ini merupakan salah satu jenis surat berharga turunan dari saham. Biasanya right diterbitkan untuk ditawarkan kepada pemilik saham yang sudah lama terlebih dahulu.

Saham baru yang diberi cenderung lebih murah. Namun jika pemilik saham lama tidak memiliki keinginan untuk membeli saham baru dengan right, maka mereka dapat menjual hak tersebut kepada pihak lain.

Mekanisme Pasar

Jika dilihat dari mekanismenya, pasar modal jauh lebih kompleks jika dibandingkan dengan pasar uang. Pada pasar modal, seorang emiten harus melakukan penawaran umum. Dengan arti bahwa emiten harus perusahaan yang sudah go publik.

Pelaku pada pasar modal juga harus melihat kondisi pasar untuk mengetahui potensi saham yang ditawarkan oleh emiten. Sehingga investor akan dapat mengambil keputusan untuk membeli atau tidak saham yang sudah ditawarkan oleh emiten.

Untuk mekanisme pada pasar uang lebih sederhana, Sebab sebagai tempat transaksi jual beli, dimana investor dapat bertemu secara langsung dengan pihak yang membutuhkan dana. Jika keduanya sudah membuat kesepakatan, maka transaksi tersebut sudah selesai.

Setelah Anda mengetahui perbedaan pasar uang dan pasar modal tentu dapat menjadi seorang investor yang ikut meramaikan salah satu pasar tersebut. Bahkan kedua pasar yang sama sama memberikan keuntungan.