Tips Memilih Saham yang Bagus dan Murah Untuk Pemula (money.usnews.com)
Tips Memilih Saham yang Bagus dan Murah Untuk Pemula (money.usnews.com)

Tips Memilih Saham yang Bagus dan Murah Untuk Pemula

Saham yang bagus dan murah memang banyak dicari. Trend berinvestasi saham menjadi daya tarik para pemula untuk mencoba investasi tersebut. Dengan tujuan mendapatkan keuntungan besar dalam waktu singkat, banyak pemula yang bingung menentukan saham mana yang akan dipilih.

Namun pemula sebaiknya memperhatikan cara untuk menentukan saham yang dipilih agar tepat sasaran.

Ini Tips Memilih Saham yang Bagus Untuk Pemula

Bagi Anda yang bingung menentukan pilihan, sebaiknya cermati tips berikut.

Mengetahui Indeks

Cara pertama untuk memilih adalah melihat pergerakan indeks secara keseluruhan. Hal tersebut dapat dilihat dari indeks acuan yakni Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

IHSG menunjukkan performa keseluruhan Saham yang bagus yang diperjualbelikan di BEI. Dari sanalah Anda dapat mengetahui apakah tren kerja saham Indonesia sedang mengalami kenaikan maupun penurunan.

Selain itu ada 35 indeks saham lain yang tercatat di bursa. Ada pula yang merupakan hasil kerja sama dengan pihak media. Nah, dari masing-masing indeks tersebut memiliki karakteristik dan formula pengukuran kinerjanya sendiri.

Indeks yang menjadi acuan adalah LQ45. LQ45 merupakan indeks yang mengukur kinerja harga dari 45 saham berlikuiditas tinggi, memiliki fundamental perusahaan yang baik dan berkapitalisasi pasar besar.

Menganalisis Fundamental

Tips selanjutnya adalah untuk pemula yang baru saja menginvestasikan saham maka sebaiknya tidak malas menganalisis kinerja perusahaan.

Terutama saham yang Anda beli. Yang termasuk dalam aspek ini adalah aspek finansial dan prospek kelangsungan perusahaan. Hal ini juga mencakup sisi industri secara menyeluruh.

Pada aspek finansial Saham yang bagus yang dianalisis tentu laporan keuangan perusahaan tersebut. Baik berupa pendapatan dan laba, nilai buku hingga rasio laba. Cara menentukan nilai buku yakni harga saham dibagi nilai buku per saham. Jumlah ekuitas atau jumlah saham beredar.

Nilai buku tersebut dapat memperlihatkan mahal atau murah harga saham tersebut. Jika nilai buku diatas 1 maka mahal, jika dibawah 1 maka murah sahamnya.

Sedangkan untuk menentukan kinerja perusahaan baik atau tidak adalah dari rumus rasio laba yakni harga saham dibagi laba tiap saham.

Rasio laba menunjukkan tingkatan keuntungan perusahaan atas harga saham saat ini. Jika saham dengan rasio laba rendah menarik karena laba tiap saham lebih tinggi daripada harga saham tersebut.

Hal tersebut menunjukkan jika tingkat return pemegang saham terima nantinya akan menjadi lebih baik lagi. Dari kedua hal tersebut Anda dapat mengambil penilaian apakah perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang tepat.

Hal yang perlu Anda pertimbangkan juga dalam memilih saham yang bagus adalah dari kesehatan modal atau ekuitas. Karena ada juga perusahaan yang mengalami defisiensi modal alias modal negatif. Hal tersebut bisa terjadi karena utang atau beban terlalu besar dibanding asetnya.

Menganalisa Teknikal

Analisa ini cenderung kepada penggunaan data historis terkait perubahan harga saham, indikator pasar, dan volume perdagangan. Analisis ini dipergunakan pada sektor komoditas yang dipengaruhi permintaan dan penawaran.

Volume perdagangan sering menjadi pertimbangan untuk melihat gambaran menyeluruh pada kondisi pasar. Hal tersebut dapat membantu Anda dalam memperkirakan tren harga yang selanjutnya.

Update Informasi

Hal yang sangat penting adalah selalu update informasi. Mulai dari perusahaan yang sahamnya Anda pegang, kondisi industrinya, serta kondisi perusahaan di sektor lain yang sama.

Hal tersebut membantu Anda dalam menganalisis secara komprehensif pergerakan harga saham. Dengan tips memilih saham yang bagus tersebut tentu Anda semakin berhati-hati dan memiliki strategi tersendiri.