Cara Membaca Grafik Saham dengan Beberapa Langkah yang Tepat (fool.com)
Cara Membaca Grafik Saham dengan Beberapa Langkah yang Tepat (fool.com)

Cara Membaca Grafik Saham dengan Beberapa Langkah yang Tepat

Ketika sedang belajar analisis teknikal, itu artinya Anda juga harus bisa tahu bagaimana cara untuk membaca grafik saham. Karena hal ini merupakan cara utama dari analisa teknikal yang merupakan seni maupun kemampuan untuk membaca chart saham.

Bagi para trader saham pemula, Anda mungkin juga masih bertanya-tanya bagaimana cara membacanya yang tepat. Bagaimana cara membaca grafik? Kali ini kita akan bersama-sama untuk mempelajari poin penting dalam analisa teknikal.

Begini Cara Membaca Grafik Saham yang Benar dan Sesuai

Bagi Anda yang ingin mendalami mengenai strategi analisa teknikal dan memilih saham untuk mulai level pemula, Anda dapat mempelajari dalam buku yang berjudul Buku Saham Full Praktik Trading.

Lalu bagaimana cara membaca grafik? Berikut penjelasannya!

Candlestick Chart

Untuk memudahkan dalam membaca atau analisa chart, sebaiknya Anda harus mengubah dahulu tampilan chart agar menjadi candlestick chart. Sehingga hal pertama kali untuk Anda setting dalam grafik yaitu pada tampilan grafiknya.

Candlestick chart sendiri merupakan chart yang sangat akurat guna menganalisa saham daripada menggunakan line chart bar chart. Selain itu, candlestick juga mampu memberi banyak petunjuk atau sinyal potensi bullish dan bearishnya saham.

Time Frame Chart

Untuk memudahkan dalam membaca grafik saham chart, maka sebaiknya Anda harus bisa memahami dahulu dan setting time frame atau jangka waktu grafik maupun candlestick.

Pasalnya, candlestick yang akan muncul di grafik pada poin pertama, Anda dapat setting menjadi menitan sekitar 5-15 menit. Bahkan juga bisa harian maupun mingguan.

Namun akan lebih baik lagi jika menggunakan tampilan candlestick daily atau harian. Sebab satu candlestick daily akan menampilkan harga saham pembukaan, penutupan, tertinggi, maupun terendah di satu hari perdagangan dalam bursa full.

Jadi, dengan menggunakan candlestick daily, Anda juga akan menganalisa pergerakan saham yang lebih akurat lagi. Sedangkan untuk tampilan candle menitan ini kurang cocok Anda terapkan di market saham.

Support Resisten Saham

Untuk membaca grafik saham selanjutnya dengan cara menentukan di titik support resisten. Support merupakan suatu batas harga dalam bawah saham, sedangkan resisten adalah batas harga atas saham.

Salah satu tujuan untuk menentukan support resisten yaitu melihat titik harga saham yang dekat. Karena dalam harga saham yang dekat, maka akan berpotensi untuk tersentuh, meski harganya naik atau turun.

Untuk menentukan support resistance, Anda juga harus bisa menarik garis horizontal manual. Sedangkan untuk menentukan supportnya, letakkan garis horizontal di harga saham bawah.

Untuk menentukan titik resisten, Anda letakkan garis horizontal di harga saham atas yang paling dekat pada harga saat ini.

Analisis Tren yang Sederhana

Selain grafik saham, Anda juga harus tahu bagaimana caranya untuk melihat suatu tren saham. Pasalnya, tren saham mampu dibagi-bagi menjadi tren turun, tren naik, maupun tren sideways.

Untuk bisa menentukan tren sahamnya, Anda harus putuskan dahulu time frame grafik candlesticknya. Selain itu, cara melihat analisis tren sederhana juga sangat mudah. Anda cukup melihat titik harga saham INDF dan melihat harga saham terakhir.

Indikator Saham

Selanjutnya Anda bisa melengkapi dengan menggunakan indikator saham. Indikator saham ini juga dibagi menjadi dua, yakni indikator lagging dan indikator leading.

Indikator lagging bisa menjadi suatu alat bantu para trader guna menentukan tren suatu saham selain garis horizontal manual. Sedangkan indikator leading berguna sebagai memberi sinyal buy dan sell. Cukup mudah bukan cara membaca grafik saham?