Berikut Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Harga Saham

Belajar Saham dari Nol, Langkah yang Mudah untuk Pemula

Kata saham mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita, namun untuk pengertian lebih mendalam kita masih sangat hijau pemahaman. Belajar saham dari nol di era yang modern seperti sebenarnya bisa dilakukan secara mandiri. Hanya bermodal internet kita bisa mendapatkan informasi apa saja.

Belajar hal ihwal saham sampai di titik terdalam bisa menciptakan peluang yang menjanjikan bagi para pelaku penabung saham maupun investor. Pasalnya, sampai detik ini, saham masih menjadi salah satu instrumen investasi yang paling cepat mendatangkan keuntungan.

Tips Belajar Saham dari Nol Hingga Mahir

Jika kamu seorang pemula, perbanyaklah mencari referensi. Tidak masalah dari nol, yang terpenting komitmen untuk bertahan hingga tahap terakhir.

Sekilas Tentang Saham

Ketika pertama kali belajar saham, maka yang perlu diketahui terlebih dulu adalah apa itu saham. Saham adalah sebuah jejak untuk menandai suatu penyertaan modal seseorang di sebuah badan usaha atau perusahaan.

Orang yang memiliki klaim atas aset dan income perusahaan sekaligus penanam modal di perusahaan disebut pemegang saham. Dengan modal yang ditanam, itu artinya pemegang saham punya kepemilikan yang sah atas perusahaan. Kekuasaan akan bertambah besar apabila saham yang ditanam juga semakin besar.

Saham merupakan salah satu cara perusahaan untuk memperoleh dana jangka panjang selain dari obligasi. Saham juga bisa menjadi alat untuk meningkatkan modal bisnis di suatu perusahaan.Sedang dari sudut pandang perinvestasian, saham menjadi instrumen investasi yang banyak dipilih investor karena keuntungan yang bisa berlipat ganda.

Jenis-Jenis Saham

Untuk pemula, belajar saham dari nol tentunya tidak boleh melewatkan jenis-jenis saham, ini. Ada berbagai jenis saham di beberapa klasifikasi.

Jenis Saham Dilihat dari Segi Kemampuan Klaim

  1. Saham Biasa

Saham biasa ini merupakan jenis saham yang bilamana perusahaan sedang untung, pemegang saham terbesar akan menerima persentase untung dalam jumlah besar pula. Namun, saat perusahaan defisit, para pemegang saham akan bersama menanggung risikonya.

  1. Saham Preferen

Saham jenis ini merupakan surat berharga hasil gabungan dari saham biasa dan obligasi. Saham yang paling banyak diminati investor ini bisa lebih menguntungkan karena persentase pendapatan yang konsisten.

Jenis Saham Dilihat dari Segi Cara Peralihannya

  1. Bearer Stocks Saham Atas Unjuk)

Tujuan dari saham ini adalah untuk mempermudah proses pemindahtangan dari satu investor ke investor lain, maka dari itu nama pemilik tidak tertulis secara fisik. Investor yang tertarik dengan saham ini umumnya hanya sebatas untuk diperjualbelikan.

  1. Registered Stock (Saham Atas Nama)

Berkebalikan dengan saham unjuk, peralihan saham ini harus melewati prosedur yang ditetapkan. Nama pemiliknya akan tertera dalam kertas saham

Jenis Saham dari Segi Kinerja

Ada bermacam-macam jenis saham diklasifikasi ini. Seperti, Blue Chip Stocks yang sedang banyak diburu para investor perusahaan besar. Income Stock, yang merupakan saham dengan daya kemampuan menciptakan pendapatan lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

Growth Stock, tak beda jauh dengan Blue Chip, saham ini berada di barisan depan dari industri yang dirangkulnya. Masih ada jenis lain yaitu, Lesser-Known, Speculative Stock, dan Countercyclical Stock.

Risiko Saham

Tentu, hal lain yang tak boleh terlupakan saat  belajar saham adalah tentang bagaimana risiko saham.

Jangan berani menyentuh persahaman jika kamu tidak belajar risikonya. Sebab saham sendiri termasuk dalam instrumen berisiko tinggi, jika tidak hati-hati maka hanya ada rugi yang kamu dapati.

Harga saham bisa berhenti turun apabila mencapai angka 50. Jika tidak ada peningkatan, saham bisa dikeluarkan dari perusahaan atau istilahnya delisting. Jadi, pelajari benar benar tentang saham dulu, lalu lanjut ke tahap yang lebih maju.

Belajar saham dari nol memang tidak mudah, namun ternyata tak sesulit apa yang kamu bayangkan. Banyak-banyak membaca untuk referensi lebih lanjut.