Pahami Jam Bursa Saham Sebelum Melakukan Investasi (kumparan.com)
Pahami Jam Bursa Saham Sebelum Melakukan Investasi (kumparan.com)

Pahami Jam Bursa Saham Sebelum Melakukan Investasi

Jam bursa saham tentunya wajib Anda ketahui jika ingin tahu lebih banyak mengenai saham. Sebab hal tersebut merupakan salah satu hal yang penting dalam investasi.

Dengan dukungan teknologi yang semakin canggih tentu semakin memberikan kemudahan untuk Anda yang akan melakukan transaksi jual beli saham. Dukungan koneksi internet yang stabil dapat membantu Anda melakukan trading dimanapun dan kapanpun.

Namun, untuk yang tertarik dengan investasi saham, harus mengetahui jam operasional bursa saham. Sebab semua jenis transaksi diluar jam kerja akan ditolak secara otomatis oleh sistem trading. Simak ulasannya berikut ini!

Mengetahui Jam Bursa Saham

Indonesia menggunakan jam operasional bursa saham berdasarkan pedoman dari Jakarta Automated Trading System atau biasa disingkat dengan JATS. Dalam pedoman JATS, jam operasional bursa saham terbagi menjadi 3 jenis, yaitu pasar reguler, pasar negosiasi dan pasar tunai.

Bursa saham sendiri hanya buka 5 hari kerja, yaitu Senin hingga Jumat dan tutup pada tanggal merah juga hari libur nasional. Jam operasional bursa saham memang mirip seperti pada bank.

Pasar Reguler

Pasar ini adalah tempat yang memperjualbelikan saham dengan satuan dagang dan biasa disebut dengan lot. Pada jenis pasar reguler, 1 lot sama dengan 100 lembar saham.

Dengan sistematika tawar menawar secara terus menerus selama masih dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. Jam bursa saham untuk pasar reguler ini terbagi menjadi dua sesi.

Pada hari Senin sampai dengan Kamis, sesi pertama dimulai pukul 09.00 s/d 12.00 dan sesi kedua dimulai pukul 13.30 s/d 15.49.59. Sementara untuk hari Jumat, sesi pertama dimulai pukul 09.00 s/d 11.30 dan sesi kedua dimulai pukul 14.00 s/d 15.49.59.

Pasar Tunai              

Pada jenis bursa saham ini memiliki sistematika yang hampir sama dengan pasar reguler. Hanya saja, sistematika pembayarannya yang menjadi pembeda.

Jam pada pasar tunai juga tidak seperti pasar reguler yang dibagi menjadi dua sesi. Untuk jam pasar saham pada jenis tunai dimulai pada hari Senin sampai Kamis pukul 09.00 s/d 12.00 dan pada hari Jumat dimulai pukul 09.00 hingga 11.30.

Pasar Negosiasi

Jenis bursa saham pada pasar negosiasi ini bersifat tidak bergantung pada aturan pasar. Berbeda dengan pasar reguler dan pasar tunai. Kesepakatan yang terjadi, semua hanya bergantung pada keputusan seluruh anggota bursa jual maupun anggota bursa beli.

Pembeda pasar negosiasi ini juga terletak pada besaran jumlah transaksi yang terjadi. Pasar saham negosiasi juga hanya terjadi antara dua belah pihak saja.

Jam bursa saham pasar negosiasi ini sama seperti pasar reguler, yaitu 2 sesi. Dimulai hari Senin hingga Kamis pukul 09.00 s/d 12.00 untuk sesi pertama dan 13.30 s/d 16.15 untuk sesi kedua. Sedangkan pada hari Jumat dimulai pukul 09.00 s/d 11.30 untuk sesi pertama dan 14.00 s/d 16.15 untuk sesi kedua.

Lama Proses Penjualan Saham

Dalam contoh sederhana, ketika Anda menjual saham A, uang akan masuk ke rekening efek setelah penjualan tersebut berhasil. Namun baru akan sampai dalam waktu 3 hari.

Setelah waktu tersebut, baru dapat Anda tarik di bank. Oleh sebab itu, Bursa Efek Indonesia saat ini sedang mengkaji agar proses transaksi tersebut dapat dipercepat waktunya.

Waktu yang Tepat Membeli Saham

Sebenarnya tidak ada waktu yang pasti dalam jam bursa saham untuk membeli saham. Namun ada periode terbaik untuk Anda membeli saham. Seperti pada bulan Mei, Agustus, November hingga Februari. Sebab pada bulan-bulan tersebut biasanya perusahaan sudah merilis laporan keuangan mereka. Sehingga tentu saja hal tersebut dapat Anda jadikan sebagai pertimbangan untuk membeli saham.